Koordinasi Penjajakan Kerjasama LAPAN – UNCEN

Menindaklanjuti rencana kerjasama LAPAN dengan Universitas Cenderawasih, untuk kedua kalinya pihak LAPAN berkunjung ke Uncen. Rombongan dari LAPAN terdiri dari Kepala Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa, Kepala Balai Biak, Dian Yudistira, M.Kom , dan Peneliti Pusat Teknologi, Dr. Arif Nur Hakim,M.Eng , Dini Susanti, M.Kom.,M.Si., Herry Purnomo,MT , Intan Perwitasari,SE.,ME. dan diterima langsung oleh Rektor didampingi Wakil Rektor IV, Ka BAPSIK , Dosen FMIPA dan KaSubbag Kerjasama.

Pertemuan berlangsung di ruang tamu Rektor, Kampus Uncen Waena pada hari Kamis, 3 Oktober 2019.

Mengawali pertemuan tersebut, Wakil Rektor IV, Dr. Fredrik Sokoy, S.Sos.,M.Sos, menjelaskan bahwa sebelumnya telah ada pembicaraan dengan pihak LAPAN terkait program LAPAN untuk menggandeng UNCEN sebagai mitra yang melaksanakan AMDAL dalam pembangunan fasilitas peluncuran Antariksa  di Pulau Biak. Pada pertemuan lanjutan ini juga beliau melaporkan bahwa  tindak lanjut yang akan  dilakukan yaitu dengan melibatkan ITB untuk pekerjaan AMDAL.

Selanjutnya Kepala Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa (Dr. Robertus Heru T., M.Sc) menyampaikan bahwa saat ini LAPAN memiliki empat kompetensi dan salah satu program yang harus dilaksanakan adalah pembangunan bandar Antariksa. Bandar Antariksa dibangun untuk peluncuran roket sonda yang ditujukan kepentingan penelitian  di atmosfer.

Beliau menambahkan bahwa saat ini LAPAN memiliki laboratorium penelitian yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia, salah satu yang terbaru dan terbesar se-Asia Tenggara yaitu fasilitas penelitian Observatorium di NTT Kupang selain itu juga memiliki fasilitas di Biak.

Balai yang bertempat di Biak terdapat fasilitas antena milik ISRO-India yang berfungsi untuk tracking Satelit yang diluncurkan dari India.

Kini pimpinan LAPAN sedang menggagas fasilitas uji terbang yang rencananya akan dibangun di Biak dan sebelumnya fasilitas uji terbang telah ada di Pameungpeuk, Garut. Kedepan LAPAN akan mengembangkan teknologi roket dengan diameter yang lebih besar dan dalam empat tahun kedepan akan diluncurkan melalui fasilitas uji terbang yang akan dibangun di Biak, demikian disampaikan Dr.Robertus mengakhiri penjelasannya.

Rektor Uncen, Dr.Ir.Apolo Safanpo,S.T.,M.T., menyambut baik rencana kerjasama yang akan dilakukan seraya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak Uncen dan berharap akan lebih banyak lagi kerjasama yang dapat dilakukan.

Leave a Reply